Budidaya Tanaman Organik

Tanaman organik adalah hasil dari budidaya tanaman secara alami. Bahan yang digunakan biasanya bahan-bahan biologis. Gunanya untuk mempertahankan kesuburan dan keseimbangan ekologis tanpa mencampurkannya dengan bahan sintetis atau kimia.
Pertanian organik sistemnya menggabungkan inovasi, tradisi, dan ilmu pengetahuan untuk memanfaatkan lingkungan.
Agar menjaga kualitas hidup yang lebih baik, pertanian organik harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Menjaga dan melindungi kualitas tanah menggunakan bahan organik dan aktivitas biologis.
  2. Menjaga nutrisi tanaman secara alami untuk mendorong mikroorganisme
  3. Menggunakan bahan-bahan alami tanpa zat kimia untuk perawatannya
  4. Menggunakan metode rotasi tanaman untuk mengendalikan hama. Bisa juga memanfaatkan predator alami serta pupuk organik dan hayati.
  5. Selalu menjaga ekosistem dengan memperhatikan alam sekitar.

Keuntungan & Kelebihan Tanaman Organik

tanaman organik
Tanaman organik akan ternutrisi lebih baik dibandingkan cara konvensional.
Selain itu nilai gizi dan kandungan vitaminnya lebih banyak serta rasanya pasti lebih nikmat.
 Sayuran dan buah-buahan organik akan lebih segar dan rasanya jauh lebih baik untuk metabolisme tubuh.Sebab kandungan antioksidanya sangat tinggi.

Apa saja ya sayur dan buah organik yang mudah dan bermanfaat untuk dikembangkan di rumah?
Mari simak 10 jenis tanaman organik di halaman rumah yang bisa dikembangkan dengan mudah berikut ini:

10 Jenis Tanaman Organik untuk Ditanam di Rumah

1. Kangkung

tanaman organik
Tanaman kangkung termasuk salah satu tanaman yang cepat tumbuh.
Hanya 6 minggu setelah ditanam.
Manfaat kangkung organik yang utama adalah karena mengandung vitamin A, C, dan B kompleks.
Bukan rasa mengantuk yang kamu dapat tapi energi yang lebih akan kamu rasakan setelah memakan kangkung.
Benihnya bisa kamu dapatkan di toko pupuk atau trubus.

2. Kailan

tanaman organik
Tanaman organik selanjutnya adalah kailan.
Selain kaya akan vitamin A, kalian bermanfaat untuk mencegah kanker karena kandungan isotiosianatnya yang tinggi.
3. Cabai
tanaman organik
Cabai merah atau cabai rawit merupakan komoditas utama yang grafik tertingginya dikonsumsi oleh rumah tangga.
Oleh sebab ini mengapa kamu tidak menanam cabai sendiri di halaman rumah?
Ini juga berguna untuk kamu saat harga cabai melonjak naik.
Apabila kamu menanam sendiri dampak yang dikenakan tidak akan berpengaruh pada kamu lho
Tanaman cabai tidak membutuhkan perhatian khusus.
Cabai bisa tumbuh pada suhu 26-37 derajat celcius.
Sekali panennya tumbuhan cabai akan menghasilkan 40-50 cabai.

4. Caisim (Sawi)

tanaman organik
Sayuran organik yang ini dijamin tidak bikin rasa pahit di lidah karena memiliki rasa manis alami.
Sawi mudah dicerna oleh anak-anak dan bisa dikonsumsi sebagai campuran nasi goring, telor dadar atau makanan lainnya.
Caisim kaya akan serat, vitamin A , C , dan E.
Kamu suka sawi?
Tanamlah di dekat jendela dapur atau pekarangan rumah.

5. Bayam

tanaman organik
Sudahkah kamu tahu kandungan penting dari bayam?
Sangat bermanfaat bagi tubuh kamu lho.
Ada zat folat, vitamin A, flavonoid, dan zat pencegah kanker.
Zat-zat ini sangat berguna untuk kamu yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Tak hanya itu, kamu bisa memasukkan bayam dalam menu makanan MPASI.
Sayuran bayam tumbuhnya pun terbilang mudah yakni, hanya dirawat dan disiram saja agar bayam tumbuh subur.

6. Bokchoy (Sawi Daging)

tanaman organik
Bok choy, pak choy, atau sawi daging mengandung serat dan vitamin C yang paling tinggi dari keluarga sawi lainnya.
Ibu hamil dapat merasakan manfaat kandungan folat tinggi yang ada pada sawi daging.
Selain dimasak, banyak ibu memanfaatkan rasa asli pak coy organik sebagai jus.
Untuk menambah kelezatan alami dan sumber energi serta vitamin, pisang ambon, nenas atau limun bisa kamu jadikan campurannya.

7. Tomat

tanaman organik
Kesegaran tomat menggunakan sistem hidroponik sangat terjaga karena tidak akan terkontaminasi pestisida.
Sebab tomat organik sangat awet dan tidak mudah busuk meski disimpan dalam jangka waktu yang lama, lho.
Tanaman tomat tidak bisa hidup di daerah yang dingin, karena tomat tumbuh sekitar 23 sampai 25 derajat celcius.

8. Lidah Buaya

tanaman organik
Selain tanaman hias, daging lidah buaya memiliki manfaat yang beragam.
Daging lidah buaya bermanfaat untuk kesehatan rambut juga olahan makanan.
Tanamannya sendiri pun berfungsi untuk membersihkan polusi udara yang ada di dalam rumah.

9. Selada

tanaman organik
Daun selada tidak membutuhkan perawatan yang rumit.
Penyemaian selada hanya membutuhkan 2 minggu.
Kamu bisa memanfaatkan selada untuk pelengkap burger.

10. Timun

tanaman organik
Timun membutuhkan lahan yang luas sehingga membutuhkan wadah yang cukup besar untuk menanamnya.
Manfaat dari timun yang bisa kamu miliki adalah menurunkan tekanan darah tinggi, mengatasi jerawat dan menghaluskan kulit.
Sedangkan untuk olahan makanan, kamu bisa membuat timun menjadi acar, asinan, dan lalapan.

Related Posts

Load comments

Comments